Dari Debat Cagub Jawa Timur di TV One Semalam

8 07 2008

Semalam di TV One ditayangkan secara langsung acara debat para calon gubernur dan wakil gubernur propinsi Jawa Timur, ada 5 calon yang mana pada session 1 mereka saling berdebat dan bertanya satu sama lain dan pada session 2 mereka mendapat pertanyaan dari 3 panelis yang terdiri dari Ramlan Surbakti, Ichsanuddin Noorsy dan Effendy Ghazali.
Walaupun nontonnya hanya sekitar 3/4 dari seluruh tayangan tapi yang paling menonjol dari janji2x para cagub itu adalah memberikan layanan kesehatan gratis buat masyarakat yang tidak mampu. Disini sebetulnya masyarakat jawa timur jangan terjebak karena pemberian layanan kesehatan gratis sebetulnya adalah program pemerintah pusat lewat jaminan kesehatan masyrakat (jamkesmas) merupakan pengganti program askeskin (asuransi kesehatan bagi masyarakat miskin) yang dinilai gagal dan sarat penyelewengan – lengkapnya bisa dibaca di http://www.kompas.com/read/xml/2008/03/11/22211054. Jadi janji program kesehatan gratis bagi yang kurang mampu tidak relevan lagi dengan janji pilkada karna hal itu merupakan program pemerintah pusat. Jika yang dimaksud oleh para cagub dan cawagub itu adalah masyarakat yang tidak mendapat perlindungan kesehatan (health care) mungkin janji itu relevan tetapi jika menyebut orang tidak mampu atau miskin maka mereka sudah terlindungi oleh program jamkesmas tersebut. Yang dimaksud dengan warga yang tidak mendapat perlindungan pemeliharaan kesehatan adalah masyarakat yang tidak tergolong miskin tetapi tidak mempunyai asuransi kesehatan – seperti kita ketahui semua  pegawai negeri sipil  (pns)  dilindungi oleh program  asuransi kesehatan (askes)  perlindungan diberikan  untuk pns, istri/suami dan 3 anak, begitu juga karyawan bumn mendapatkan perlindungan kesehatan sesuai dengan standar perusahaan. Tetapi bagaimana dengan karyawan swasta ? Di perusahaan swasta sesuai dengan peraturan (UU No. 3 Tahun 1992) jika tidak dapat memberikan perlindungan pemeliharaan kesehatan yang standar maka diharuskan mengikuti program jaminan pemeliharaan kesehatan (jpk) Jamsostek, program jpk jamsostek ini juga melindungi karyawan, suami/istri sampai 3 anak. Nah sisa dari masyarakat yang tidak masuk dalam lingkup perlindungan kesehatan ini merekalah yang sebetulnya dan seharusnya dilindungi oleh program kesehatan pemerintah daerah. Masyarakat ini adalah mereka yang tidak miskin, tidak mempunyai asuransi kesehatan dari perusahaan asuransi, bukan pns atau karyawan bumn dan bukan peserta program jpk jamsostek biasanya mereka adalah masyrakat yang bekerja di sektor informal dan usaha kecil menengah. Seperti kita ketahui biaya pemeliharaan kesehatan sangatlah mahal jadi perlindungan pemeliharaan kesehatan harusnya juga meliputi seluruh masyarakat bukan yang tergolong miskin saja karena itu perlindungan pemeliharaan kesehatan dasar seharusnya didapatkan oleh seluruh lapisan masyrakat.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: