Kontroversi RUU Pornografi (Milis Mediacare)

17 10 2008
Bisa jadi nyindir, karena postingan Peppita sebelumnya tak seperti itu.
Cuma kalimat-kalimat nyindirnya tak dikemas dengan baik, jadi terkesan semua tulisannya adalah opini bulat darinya.
salam,
rd
—– Original Message —–
Sent: Friday, October 17, 2008 9:54 AM
Subject: Re: Bls: [mediacare] Buat Nizar dan Peppita – Pornografi
mgkn tulisan ibu peppita bener2x nyeleneh jadi susah ngertinya, nyindir ato gimana.

—– Original Message —-
From: Ketut <ketut@infracell. net>
To: mediacare@yahoogrou ps.com
Sent: Friday, October 17, 2008 9:28:37 AM
Subject: Re: Bls: [mediacare] Buat Nizar dan Peppita – Pornografi

he. he.. coba dibaca baik2, kayaknya maksud bu peppita ngga begitu deh.
ato saya yang salah menangkap maksudnya ?

Wah perasaan kalau telanjang di mana2 baik di amrik ataupun di paris apalagi nge sex di jalanan pasti di tangkap polisi karena dikira orgil …. heheheh… Wong pipis atau buang sampah sembarangan aja kena denda? Kasian donk para desainer top dunia kalau semua warga nya ngga ber baju semua? Bisa buyar tuh nama nya Louis vuitton, Christian dior, prada, salvatore ferragamo, gucci, dll nya ? SAyang tuh Rodeo drive dijadiin apa ya ?

Patricia.Setyadjie@ yahoo.com

Photo Gallery of our services:
http://codyenterpri ses.multiply. com


From: “mediacare” <mediacare@cbn. net.id>
Date: Fri, 17 Oct 2008 01:26:43 +0700
To: <mediacare@yahoogrou ps.com>
Subject: Re: Bls: [mediacare] Setuju Bung Nizar – Pornografi

Peppita Poerwodigdo sepertinya lupa minum obat. Sungguh aneh bin ajaib komentarnya. Bisa disebutkan di wilayah mana di Washington, DC orang-orang bertelanjang bulat?
Mungkin teman-teman dari VOA bisa kirim foto-fotonya ke milis? Hallo Mas Nara, Mas Helmy Johannes…. ..
salam,
radityo
—– Original Message —–
From: Umbu Rey
Sent: Thursday, October 16, 2008 9:40 PM
Subject: Re: Bls: [mediacare] Setuju Bung Nizar – Pornografi
Hallahhhhh.. ..!!! Ini orang ngaku-ngaku tinggal di Washington DC padahal yang dia ceritakan itu semuanya ada di perapatan Bekasi. Di Tambun yang gitu-gitu juga bejibun.
Lihat saja anak kecil yang digendong-gendong pengemis di depan mal Giant Bekasi. Apa kau kira itu anak haram diimpor dari Amerika atau karena pengaruh Barat? Akh, ngarang lu!
Kalau cerita yang pas dikitlah! Cerita tante lagi di Paris, siapa yang percaya? Cerita Anda ini bisa dikategorikan porno juga lo. Elu yang gila kali.
UR

— On Thu, 10/16/08, Peppita Poerwowidagdo <peppitas@yahoo. com> wrote:

From: Peppita Poerwowidagdo <peppitas@yahoo. com>
Subject: Re: Bls: [mediacare] Setuju Bung Nizar – Pornografi
To: mediacare@yahoogrou ps.com
Date: Thursday, October 16, 2008, 6:40 AM

Saya setuju sekali dengan bung Nizar.
Pengaruh Barat itu luar biasa sekali tak berbudayanya, sedemikian rupa menuhankan seksualitas !!!
Seperti yang saya alami sendiri waktu tinggal di Washington DC selama setahun. Luar biasa, orang telanjang di mana-mana dan seenaknya ngesex sembarangan, tak ubahnya anjing buduk ! Saya gila sendiri menutup diri dalam apartment. Tapi untungnya saya tidak sampai ikut2an sakit jiwa dan melepas pakaian lho…
Tante saya yg tinggal di Paris sampai bilang betapa enaknya dia berhemat sekarang. Lha tidak perlu mengeluarkan uang untuk beli sehelai benangpun ! Memang akhir2 ini sejak kedatangan banyak imigran dari negeri maghribi barulah Parisien menyadari bahwa memakai baju di musim dingin itu ternyata bermanfaat. Akibatnya, industri mode yg dulu nyaris tak terdengar kini mulai menapak di Paris.
Dan saking banyaknya anak2 yg lahir krn sex bebas, Barat sekarang penuh anak2 tak terurus, kelaparan dan bodoh, mengemis di perempatan. Telanjang semua tentunya.
Gila ya ?!!
Bagaimana kalau RUU Porno kita tercinta itu kita ajukan ke PBB ? Mengingat di sana banyak sekali ketelanjangan dan perilaku seks bebas. Ajak saudara2 sedunia memahami RUU Porno Indonesia sehingga menyadari kesalahan mereka (sambil kita menjual industri tekstil kita…) krn kita itukan bangsa yg paling berbudaya dan pintar. Lihat tuh orang Barat, cuih, enggak ada yg ngatur porno, wuekk, telanjang dan sex di mana-mana…
Gila aku memang!

— On Thu, 10/16/08, gimblot makagiansar <gimblot@yahoo. com> wrote:

From: gimblot makagiansar <gimblot@yahoo. com>
Subject: Re: Bls: [mediacare] Kenapa menolak RUU pornografi ???
To: mediacare@yahoogrou ps.com
Date: Thursday, October 16, 2008, 12:01 AM

setuju dgn bung Lanang Anom,
Jika pornografi itu dikatakn dari barat kenapa pada salah satu sisi kaki candi Borobudur ada pahatan yang bisa didefinisikan pornografi, apa masa itu pemahatnya sudah melihat internet atau langganan majalah playboy ?
—– Original Message —-
From: Lanang Anom <be_kisar@yahoo. co.id>
To: mediacare@yahoogrou ps.com
Sent: Wednesday, October 15, 2008 10:46:08 PM
Subject: Bls: [mediacare] Kenapa menolak RUU pornografi ???

Sorry bung
anda tidak bisa memaksakan kehendak anda pada setiap orang untuk mau menerima atau menolak RUU porno tersebut, terlebih kalau apa yang anda tulis adalah pendapat anda.
nah bagaimana kalau seandainya kita bahas saja pasal demi pasal yang melandasi ketidak setujuan kami, khususnya saya terhadap RUU porno ini, dan apakah aturan atau UU yang lain yang terlebih dahulu ada, tidak mengatur hal yang diatur juga dalam draft RUU porno.

tentu ini saya lakukan agar apa yang kita diskusikan bisa nyambung tanpa harus berusaha mempengaruhi pendapat anda dan saya.
kalau anda siap bisa kita laksanakan.

Dari: niz4r_htn.unpad <niz4r_htn.unpad@ yahoo.co. id>
Kepada: mediacare@yahoogrou ps.com
Terkirim: Rabu, 15 Oktober, 2008 13:16:08
Topik: [mediacare] Kenapa menolak RUU pornografi ???

hallo semua !!!

> pertama-tama saya meminta maaf jika pendapat saya berikut ini kurang
berkenan di hati teman-teman.
> saya ingin mengutarakan pendapat bahwa : RUU pornografi adalah
perangkat aturan baru yang membatasi segala kemungkinan terburuk yang
akan terjadi jika explorasi seksualitas masih ada (di NKRI tercinta).
khususnya bagi muda-mudi penerus bangsa.
> mungkin alangkah baiknya jika seluruh unsur bangsa menerima
kehadiran RUU ini sbg tameng juga perangkat aturan yang lebih khusus
mengatur pmasalahn pornografi dari aturan yang telah ada sebelumnya
(lex specialis derogat legi generalee)
> bukalah mata kita, kultur melayu/ketimuran yang selama ini melekat
pada masyarakat indonesia nyaris hilang dan beralih kiblat menjadi
kebarat-baratan.
> pornografi adalah salah-satu program barat yang terbilang efektif
untuk meruntuhkan bangsa tercinta ini, yakni melalui generasi mudanya.
akan seperti apa wajah generasi penerus kita kelak, jika muda-mudinya
telah meng-Tuhan-kan seksualitas.
> bukan tidak mungkin, kelak, orang bebas (menjadi trend) melakukan
aktivitas seksualnya di hadapan umum. apakah kita sudi melihat anak
cucu kita berjalan bebas dihadapan umum dengan tanpa sehelai benangpun
yang melekat di badannya. hanya orang yang sakit jiwanya lah yang
bertindak demikian.
> dengan alasan ini, saya secara pribadi mengajak kepada rekan-rekan
di millis ini untuk membuka mata, hati dan pikiran kita. RUU ini
adalah program jangka panjang yang akan menjadi tameng agar semua ini
tidak terjadi. jangan sampai rasa persaudaraan dan harga diri umat
manusia tersejajarkan dengan binatang..
> janganlah ke-porno-an dianggap sebagai suatu karya seni. karena
Tuhan pun menyuruh kita (manusia) untuk menutup aorat melalui
RasulNya. Ini difungsikan : agar membedakan manusia dengan binatang.
> renungkanlah wahai saudara-saudaraku.

DEMI KEUTUHAN MORAL BANGSA !!!!


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: